(Tab Widget 2)

Sharing Data dengan menggunakan Windows dan Linux

Sharing Data dengan menggunakan Windows dan Linux

Untuk langkah-langkah sebelum kita melakukan sharing yang harus disiapkan sama seperti Sharing sebelumnya. yaitu

1. pertama kali kita setting IP
Cara Setting Pengaturan IP pada windows 7
-Klik Start→ Pilih Control Panel
-Kemudian Pilih Network and Internet
-Lalu Klik Network and Sharing Center
-Maka akan Muncul window sbb, Pilih Change adapter settings
-Klik kanan Pada Local Area Connection → pilih enable (untuk mengaktifkan LAN)
– LAN aktif, selanjutnya pilih properties untuk mengatur ip
-Jendela Ethernet Properties
Klik Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)
Klik button Properties
Pilih Use Following IP address
Masukkan IP : 192.168.55.2
Masukkan Netmask : 255.255.255.0
Gateway : –
2. Lakukan cek koneksi dengan PING IP Server dan Klien sendiri , setelah saling terkoneksi localhostnya, kita koneksikan cross ping PING IP address Ubuntu di windows 7
3. Lakukan Seting Password – pilih Turn Off password protected sharing – Save Changes agar dapat dishare:
4. Matikan juga windows Firewall
5. lakukan cek koneksi dengan PING IP Server dan Klien sendiri , setelah saling terkoneksi localhostnya, kita koneksikan cross ping PING IP address Ubuntu di windows 7
6. PING IP Address Windows 7 di Ubuntu

Audit Server

Fungsi Audit Server

Audit adalah suatu proses yang sistematik untuk mendapatkan dan mengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan-pernyataan mengenai kegiatan dan kejadian , dengan tujuan untuk menentukan tingkat kesesuaian antara pernyataan-pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan, serta menyampaikan hasil-hasilnya kepada pihak-pihak yang berkepentingan.
Istilah audit sistem informasi umumnya digunakan untuk menjelaskan dua jenis aktivitas berbeda yang terkait dengan komputer, yaitu menjelaskan proses pengkajian ulang dan mengevaluasi pengendalian internal dalam sebuah sistem pemrosesan data elektronik. Tujuan dan tanggung jawab utama dari auditor eksternal adalah untuk menilai kewajaran dari laporan keuangan sebuah entitas usaha.
Tipe fungsi audit tersedia dalam suatu paket GAS, yang  didaftarkan dalam uraian sebagai berikut: Penyulingan data dari file, Kalkulasi dengan data, Melakukan perbandingan dengan data, Peringkasan data, Penelitian data, Menyusun kembali data, Pemilihan data sample untuk pengujian, Pengumpulan data statistik, dan Pencetakan konfirmasi permintaan, analisis, dan keluaran lain.

Proses Audit Server

Proses audit untuk jaringan komputer akan semakin kompleks jika sistemnya semakin besar dan terintegrasi satu sama lainnya. Untuk mempermudah hal tersebut, teknik audit terhadap jaringan komputer harus di break-down berdasarkan layer-layer dari 7-layer pada Open System Interconnection (OSI). Pendekatan auditnya dapat dilakukan dari dua arah, yaitu pendekatan Top-down dan pendekatan Bottom-up.
Pendekatan Top-down
Audit dengan pendekatan Top-down adalah dengan memulai melakukan identifikasi dari layer OSI yang tertinggi, yaitu Application Layer menuju ke layer yang terendah, yaitu Physical Layer. Berarti audit dilakukan dari perangkat lunak (software) aplikasi komunikasi dan berakhir di infrastruktur komunikasi.
Pendekatan Bottom-up
Audit dengan pendekatan Bottom-up adalah kebalikan dari pendekatan Top-down, yaitu dengan memulai melakukan identifikasi dari layer OSI yang terendah, yaitu Physical Layer menuju ke layer yang tertinggi, yaitu Application Layer. Dalam hal ini audit dimulai dari infrastruktur komunikasi dan berakhir di perangkat lunak (software) aplikasi komunikasi.

Hasil Audit Server

  • Untuk memonitor setiap perubahan pada konfigurasi kemanan jaringan
  • Untuk mengetahui siapa saja yang mengakses file-file tertentu
  • Untuk memonitor aktifitas dari sejumlah user jaringan
  • Untuk menyimpan rekaman kegiatan login dan logout berdasarkan tanggal dan waktu.
Sumber : Link